Search

Sinergi Optimal dalam Pelayanan: Lapas Kalabahi bersama RSB Mola Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi Warga Binaan

NewsIndonesia - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang baik kepada warga binaan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Lapas Kalabahi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi seluruh warga binaan yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan Rumah Sakit Bergerak (RSB) Mola, Kamis (22/02).

Pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan di dalam Lapas Kalabahi tersebut merupakan inisiatif yang dilakukan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan para warga binaan. Para staf bagian keperawatan Lapas Kalabahi memfasilitasi langsung pelaksanaan pemeriksaan ini.

Tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan berjumlah 11 orang yang terdiri dari 1 orang dokter, 3 orang perawat 2 orang bidan, 2 orang Kesehatan Lingkungan, dan 3 orang Kesehatan Masyarakat (Kesmas). Tim kesehatan RSB Mola memastikan bahwa pemeriksaan yang diberikan kepada warga binaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. 

dr. Theresia C. Obisuru yang memimpin tim kesehatan RSM Mola melakukan Pelayanan kesehatan yang mencakup penanganan beberapa keluhan kesehatan yang sering dihadapi warga binaan, seperti gatal-gatal dan demam yang disebabkan oleh perubahan cuaca dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, menyampaikan pentingnya pemeriksaan rutin ini sebagai bentuk kepedulian Lapas Kalabahi terhadap kondisi kesehatan warga binaan. Dalam pernyataannya, Yusup menekankan bahwa pemenuhan layanan kesehatan bukanlah sekadar tanggung jawab, tetapi hak yang seharusnya diterima oleh para warga binaan.

"Pemeriksaan rutin yang dilaksanakan setiap bulannya merupakan wujud kepedulian kita terhadap kesehatan warga binaan. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas,  Hal ini tidak hanya sebatas kewajiban, tetapi juga merupakan hak mendasar mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang konsisten." ujar Yusup.

Selain itu, Yusup menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin yang akan terus dilaksanakan dimasa yang akan datang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesehatan para warga binaan dapat terus terjaga dan meningkat.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan para warga binaan, menjaga kondisi mereka, dan bahkan meningkatkannya,” tambahnya.

Sebagai respons terhadap pemeriksaan rutin, beberapa warga binaan, di antaranya warga binaan dengan inisial 'O', menyatakan rasa terbantu karena adanya pelayanan kesehatan tersebut. Perubahan cuaca dalam dua hari terakhir telah cukup mengganggu kesehatan mereka, dan pemeriksaan rutin ini memberikan solusi serta penanganan yang memadai.

“Saya sangat bersyukur atas pemeriksaan rutin yang digelar oleh Lapas Kalabahi, dikarenakan dalam beberapa hari terakhir perubahan cuaca membuat saya cukup khawatir akan kondisi kesehatan saya. Dengan adanya pemeriksaan ini, saya merasa sangat terbantu,” ujar O.

Pemeriksaan rutin yang dilaksanakan oleh Lapas Kalabahi menjadi perhatian oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Marciana dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan para Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk berupaya maksimal dalam pemberian dan pemenuhan hak warga binaan, diantaranya adalah pelayanan kesehatan.

Lapas Kalabahi secara tegas menyatakan komitmennya untuk terus menjamin hak-hak para warga binaan, termasuk hak terhadap pelayanan kesehatan. Kesehatan yang optimal menjadi faktor krusial dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan Lapas Kalabahi. 

- Lapas Kalabahi

0 Komentar