Search

VCT Mobile HIV di Rutan Pelaihari: Seluruh Peserta Dinyatakan Non Reaktif

NewsIndonesia - Upaya deteksi dini penanggulangan Penyakit Infeksi Menular Seksual (HIV AIDS dan PIMS) di Rutan Kelas IIB Pelaihari kembali dilakukan. Kali ini, melalui kegiatan VCT Mobile HIV yang dilaksanakan pada Selasa (21/5/2024), bertempat di Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Kegiatan yang diprakarsai oleh UPT. Puskesmas Angsau bekerjasama dengan Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Pelaihari ini diikuti oleh 40 orang, dengan rincian 8 Tahanan Laki-laki dan 32 Narapidana Laki-laki.

Menurut Kasubsi Pelayanan Rutan Kelas IIB Pelaihari, M Fahrurrazi, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam rangka deteksi dini dan pencegahan penyebaran HIV AIDS dan PIMS di lingkungan Rutan.

"Deteksi dini sangatlah penting untuk memutus mata rantai penularan HIV AIDS dan PIMS. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk menggelar kegiatan VCT Mobile HIV ini secara berkala," jelas Fahrurrazi.

Lebih lanjut, Fahrurrazi juga menyampaikan terima kasih kepada UPT. Puskesmas Angsau atas kerjasamanya dalam pelaksanaan kegiatan ini.

"Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin dengan baik untuk mewujudkan Rutan Kelas IIB Pelaihari yang bebas dari HIV AIDS dan PIMS," ujar Fahrurrazi.

Hasil kegiatan VCT Mobile HIV kali ini menunjukkan bahwa seluruh peserta yang dites dinyatakan non reaktif. Hal ini merupakan kabar baik dan menunjukkan bahwa upaya deteksi dini yang dilakukan telah berhasil.

Rutan Kelas IIB Pelaihari berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS dan PIMS di lingkungan Rutan. Selain kegiatan VCT Mobile HIV, Rutan juga memberikan edukasi tentang HIV AIDS dan PIMS kepada para Tahanan dan Narapidana, serta menyediakan layanan konseling dan pendampingan bagi mereka yang terpapar HIV AIDS.

- Rutan Pelaihari