NUSAKAMBANGAN — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang pertama, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu Nusakambangan bersama seluruh UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi di wilayah Nusakambangan serta Cilacap menggelar kegiatan tasyakuran pada Selasa (19/11).
Tema peringatan tahun ini adalah "Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa", yang mencerminkan semangat kebersamaan dan dedikasi seluruh insan pemasyarakatan dalam menjalankan tugas mulia pembinaan narapidana.
Tanggal 19 November dipilih sebagai Hari Bakti Kemenimipas karena bertepatan dengan diundangkannya Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 1 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemenimipas, yang menjadi dasar legal berdirinya kementerian ini
Acara ini dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan beserta jajaran, para Kepala UPT se-Nusakambangan, serta peserta Bimbingan Mental Terpadu yang tengah menjalani program pembinaan. Kehadiran para peserta menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai spiritualitas dan kebersamaan dalam rangka memperingati hari bersejarah bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan tasyakuran dipimpin langsung oleh Direktur Kepatuhan Internal, Lilik Sujandi, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya momentum Hari Bakti sebagai sarana memperkuat integritas, soliditas, serta komitmen seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan negara.
Dalam sambutannya, Lilik menegaskan bahwa Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan refleksi perjalanan awal integrasi kelembagaan menuju tata kelola yang semakin profesional, modern, dan akuntabel. “Tasyakuran ini
bentuk rasa syukur atas perjalanan baru yang kita bangun bersama. Semoga seluruh jajaran semakin solid, berintegritas, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan keamanan pemasyarakatan,” ujarnya.
Prosesi pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur dan harapan akan keberkahan dalam perjalanan satu tahun pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Direktur Kepatuhan Internal bersama Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan yang kemudian diserahkan kepada perwakilan peserta pembinaan sebagai simbol pembinaan yang humanis dan inklusif.
"Tasyakuran Hari Bakti Kemenimipas yang pertama ini menjadi adalah momen untuk bersyukur sekaligus merefleksikan peran dalam sistem pemasyarakatan nasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan narapidana dengan pendekatan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada reintegrasi sosial. Semoga dengan semangat baru di bawah naungan Kemenimipas, kami dapat memberikan kontribusi terbaik bagi reformasi sistem pemasyarakatan Indonesia." ungkap Kalapas Batu
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama serta ramah tamah antarjajaran. Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan yang berlangsung sederhana namun bermakna tersebut.
Melalui tasyakuran ini, Lapas Kelas I Batu Nusakambangan berharap semangat Hari Bakti mampu menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkuat pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan, serta memperkokoh sinergi antar-unit pelaksana teknis di Nusakambangan dan Cilacap.
