Nusakambangan, 14 November 2025 — Lapas Kelas IIA Ngaseman kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan melalui pelaksanaan Sholat Jumat bersama pegawai dan warga binaan. Kegiatan ini berlangsung di Masjid At-Tawwabun pada pukul 12.00–12.30 WIB sebagai bagian dari program rutin pembinaan spiritual di lingkungan pemasyarakatan.
Pelaksanaan Sholat Jumat dipimpin oleh Ustadz Mujahidin, perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Kegiatan diawali dengan khotbah bertema “Setiap yang bernyawa pasti akan mati” yang mengingatkan jamaah tentang pentingnya meningkatkan ketakwaan serta memperbaiki amal perbuatan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Sholat Jumat berjamaah yang diikuti oleh pegawai dan 95 warga binaan.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas Ngaseman dalam membangun kesadaran beragama serta memperkuat nilai-nilai spiritual warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi tercatat aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Lapas Ngaseman, Sarwito, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam pembentukan karakter warga binaan. “Kegiatan Sholat Jumat bersama ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran beragama dan membentuk perilaku yang lebih baik di lingkungan Lapas,” ujarnya.
Laporan pelaksanaan kegiatan ini telah disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bentuk pertanggungjawaban dan tindak lanjut pelaksanaan program pembinaan.
