Search

Pemkot Palu dan Kemenkum Sulteng Upayakan Dorong Pendaftaran IG Anggur Bayaoge

  


NewsIndonesia — Satu lagi kekayaan lokal Kota Palu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulteng (Kanwil Kemenkum Sulteng): Anggur Bayaoge, komoditas buah yang dikenal memiliki cita rasa khas, tingkat kemanisan yang stabil, serta daya tahan yang baik. Dalam rapat koordinasi bersama, Walikota Palu, H. Hadianto Rasyid dan Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy sepakat untuk menyiapkan langkah strategis pendaftaran Anggur Bayaoge sebagai Indikasi Geografis (IG).


Hadianto menjelaskan bahwa Anggur Bayaoge tidak hanya sekadar buah, tetapi juga simbol dari perkembangan pertanian hortikultura di Kota Palu. Tanah vulkanik yang subur, paparan sinar matahari yang optimal, serta kelembapan udara khas Palu menjadikan Anggur Bayaoge memiliki karakter yang tidak dimiliki varietas anggur dari daerah lain.


“Anggur Bayaoge adalah kekhasan Palu yang harus dipertahankan dan dilindungi secara hukum. Dengan adanya IG, nilai ekonomi buah ini akan meningkat tajam dan para petani akan mendapatkan kepastian perlindungan,” katanya. Jum’at, (14/11/2025).


Didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Nur Ainun, Rakhmat Renaldy menambahkan bahwa pihaknya siap memberikan asistensi mendalam untuk memastikan proses pendaftaran berjalan efektif. Menurutnya, potensi Anggur Bayaoge sangat besar untuk masuk ke pasar nasional selama memiliki legalitas dan branding yang kuat melalui IG.


Pendampingan akan mencakup penyusunan deskripsi IG yang menjelaskan karakteristik unik Anggur Bayaoge, ruang lingkup area produksi, standar budidaya, hingga sejarah keberadaannya. Kemenkumham Sulteng juga mendorong pembentukan kelompok pemohon yang solid, karena pendaftaran IG harus diajukan oleh komunitas produsen.


Pemkot Palu telah menugaskan OPD terkait sektor pertanian untuk melakukan pemetaan data petani anggur dan memfasilitasi proses pembentukan kelembagaan produsen. Dengan adanya IG, Anggur Bayaoge diharapkan dapat menjadi komoditas andalan baru Kota Palu yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.




- Kanwil Kemenkum Sulteng