NUSAKAMBANGAN, INFO_PAS -Kegiatan Pembinaan Mental Terpadu Tahun 2025 resmi ditutup di Lapangan Tenis Nusakambangan. Program yang berlangsung satu bulan penuh ini diikuti oleh pegawai Pemasyarakatan dan Imigrasi dari berbagai UPT di Indonesia. Rabu, (3/1)
Penutupan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menekankan bahwa pembinaan mental merupakan fondasi utama bagi petugas dalam melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas. "Mental yang kuat akan menghasilkan pelayanan yang kuat. Kalian adalah garda depan negara dalam menjaga keamanan dan martabat pemasyarakatan. Jaga komitmen ini," tegasnya dalam sambutan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Nusakambangan dan Cilacap, termasuk Koordinator Wilayah Nusakambangan dan Cilacap, Irfan.
Dalam pernyataannya, Kalapas Batu menyampaikan apresiasinya atas dedikasi seluruh peserta. "Pembinaan mental bukan hanya soal ketahanan pribadi, tetapi tentang bagaimana kita membangun karakter dan loyalitas dalam bekerja. Saya harap nilai-nilai yang ditanamkan selama kegiatan ini benar-benar menjadi pegangan dalam menjalankan tugas," ujarnya.
Kegiatan penutupan semakin meriah dengan pertunjukan bongkar pasang senjata, yang menampilkan ketelitian dan kecepatan regu siaga keamanan, serta simulasi Tim Tanggap Darurat yang menunjukkan kesiapsiagaan petugas dalam merespons situasi kritis di lapangan. Kegiatan berlangsung lancar dan reflektif, sekaligus menjadi penutup yang mempererat solidaritas dan profesionalisme seluruh jajaran Kemenimipas di Nusakambangan.
#SetahunBerdampak
#Ditjenpas
#Kemenimipas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
