Newsindonesia - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Martapura terus memperluas jejaring kerja sama dalam upaya pembinaan kemandirian anak binaan. Hal ini terlihat dari kunjungan resmi Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, ke Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin pada Senin (1/12/2025) pukul 10.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di Aula BPBAT Mandiangin tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat program ketahanan pangan di lingkungan pembinaan.
Setibanya di lokasi, rombongan LPKA Martapura yang terdiri dari Kepala Seksi Pembinaan Ricky Wirando, Staf Pembinaan M. Ziqrollah, serta Humas Prisky disambut langsung oleh Plt. Kepala BPBAT Mandiangin, Samsul Bahrawi. Suasana pertemuan berlangsung hangat dengan diskusi yang diarahkan pada rencana pengembangan budidaya perikanan air tawar bagi anak binaan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama dalam penguatan kompetensi anak binaan melalui pelatihan budidaya ikan air tawar. Program ini diharapkan dapat memberikan bekal kemandirian sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional. “Kami sangat berkomitmen memberikan pembinaan yang relevan dan produktif. Kerja sama dengan BPBAT Mandiangin akan membuka peluang baru bagi anak binaan untuk belajar dan berdaya,” ujar Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono.
Sementara itu, Plt. Kepala BPBAT Mandiangin, Samsul Bahrawi, menyampaikan apresiasi atas langkah aktif LPKA Martapura dalam membangun kerja sama antarlembaga. Beliau menegaskan bahwa BPBAT siap mendukung pelatihan berbasis praktik bagi anak binaan. “Kami menyambut baik upaya LPKA Martapura. Pembinaan melalui budidaya perikanan adalah langkah positif untuk membangun kemampuan mandiri dan semangat produktif bagi generasi muda,” ujar beliau.
Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan lokasi budidaya ikan yang menjadi pusat pelatihan di BPBAT Mandiangin. Dengan terjalinnya sinergi ini, kedua pihak optimis pembinaan kemandirian anak binaan akan semakin berkualitas dan berdampak nyata dalam penguatan ketahanan pangan.

