Newsindonesia - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura mengikuti Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Sampah berbasis Ekonomi Sirkular yang digelar Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan pada Senin (1/12/2025). Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh jajaran Pejabat Struktural dan Petugas Dapur sebagai bentuk keseriusan LPKA Martapura dalam menerapkan pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas terbitnya Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-2016.PK.07.04 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah di UPT Pemasyarakatan Berbasis Ekonomi Sirkular. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prinsip pengurangan sampah, pemilahan dari sumber, pemanfaatan kembali, hingga upaya mengolah sampah agar memiliki nilai ekonomi bagi UPT.
Para peserta, khususnya Petugas Dapur LPKA Martapura, menunjukkan antusiasme tinggi atas materi yang disampaikan. Mereka mendapat penjelasan praktis mengenai pengelolaan sampah organik, seperti pemanfaatannya menjadi kompos, serta tata cara mengelola sampah anorganik agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya bernilai. Sementara itu, Pejabat Struktural mempelajari mekanisme pengawasan dan pelaporan yang harus diterapkan di lingkungan kerja.
Dalam sesi pemaparan, narasumber menegaskan bahwa implementasi pedoman ini memerlukan komitmen kuat dari seluruh UPT. “Sampah bukan sekadar residu, tetapi dapat menjadi potensi ekonomi jika dikelola dengan benar. UPT harus memastikan proses ini berjalan sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya menekankan pentingnya pengelolaan yang tepat.
Kepala LPKA Martapura menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini dan menginstruksikan seluruh peserta untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari. “Kami berkomitmen mendukung program ekonomi sirkular di lingkungan LPKA. Petugas harus mulai menerapkan pedoman ini agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.
