Search

LPKA Martapura Teken Kerja Sama Kepramukaan pada Pelantikan Pramuka se-Kabupaten Banjar

Newsindonesia — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura melaksanakan penandatanganan kerja sama pembinaan kepramukaan dalam rangkaian kegiatan Pelantikan Majelis Pembimbing Ranting, Kwartir Ranting, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Ranting Masa Bakti 2024–2027 se-Kabupaten Banjar. Kegiatan ini digelar di Halaman Kantor BBPD Kabupaten Banjar, Martapura, dan disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (23/12/2025).

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, dengan Pemerintah Kabupaten Banjar yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Irwansyah, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda, khususnya anak binaan melalui kegiatan kepramukaan.

Adapun kerja sama yang disepakati berfokus pada pembinaan kepramukaan bagi anak binaan LPKA Martapura, dengan tujuan meningkatkan kepribadian, keterampilan, serta mengembangkan potensi diri anak binaan secara positif dan terarah. Ruang lingkup kerja sama meliputi pembinaan kepribadian melalui kegiatan pelatihan kepramukaan yang edukatif, berkesinambungan, dan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan.

Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan di lingkungan LPKA. “Melalui kegiatan kepramukaan, kami berharap anak binaan dapat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kemandirian, serta semangat kebersamaan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan bermasyarakat ke depan,” ujarnya.

Melalui penandatanganan kerja sama ini, diharapkan terwujud pembinaan kepramukaan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi pengembangan kepribadian, keterampilan, serta potensi anak binaan, dengan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak terkait. LPKA Martapura pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan anak binaan.5