Newsindonesia — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura melaksanakan kegiatan tes urine terhadap seluruh petugas dan anak binaan pada Rabu, 7 Januari 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik LPKA Kelas I Martapura sebagai upaya konkret dalam memastikan lingkungan pembinaan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Tes urine tersebut diikuti oleh seluruh jajaran petugas dan anak binaan LPKA Kelas I Martapura, termasuk Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono. Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung budaya kerja yang berintegritas.
Kepala LPKA Kelas I Martapura, Dwi Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan tes urine ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, di mana pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026.
“Tes urine ini bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga langkah preventif dan edukatif. Kami ingin memastikan bahwa LPKA Martapura benar-benar menjadi lingkungan pembinaan yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba, baik bagi petugas maupun anak binaan,” tegas Dwi Hartono.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Regu Pengawasan LPKA Martapura, Yusuf, menyatakan bahwa kegiatan tes urine menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam LPKA. Menurutnya, keterlibatan seluruh petugas tanpa terkecuali menunjukkan keseriusan dan komitmen institusi dalam mewujudkan zero narkoba.
“Kami sebagai petugas pengawasan mendukung penuh kegiatan ini. Dengan adanya tes urine rutin dan menyeluruh, kami dapat menjaga integritas petugas sekaligus menciptakan suasana pembinaan yang aman dan kondusif,” ujar Yusuf.
Sementara itu, salah satu anak binaan berinisial ED mengungkapkan bahwa kegiatan tes urine memberikan pemahaman dan kesadaran baru bagi dirinya dan teman-temannya. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian LPKA terhadap masa depan anak binaan.
“Tes urine ini mengingatkan kami tentang bahaya narkoba dan pentingnya menjauhi hal-hal negatif. Kami merasa dibina dan diarahkan agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkap ED.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, LPKA Kelas I Martapura menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan internal secara berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme petugas, serta menciptakan lingkungan pembinaan yang bebas dari narkoba. Upaya ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan pembinaan anak binaan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
