NewsIndonesia - Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian pegawai, Kepala Lapas Kelas I Madiun secara resmi menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada dua orang pegawai periode 1 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan dalam Lapas dan dirangkaikan dengan apel pagi, Kamis (08/01).
Apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta peserta magang. Prosesi penyematan tanda pangkat berlangsung khidmat dan penuh makna, sebagai simbol pengakuan institusi terhadap kinerja, loyalitas, dan integritas pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan golongan atau simbol pada seragam, melainkan bentuk kepercayaan negara yang harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab dan profesionalisme.
“Kenaikan pangkat ini adalah hasil dari proses panjang pengabdian, disiplin, dan kinerja yang konsisten. Saya berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga integritas,” ujar Andi.
Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan momen kenaikan pangkat sebagai refleksi diri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.
Sementara itu, perwakilan pegawai Rio Bhekti yang menerima kenaikan pangkat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh jajaran. Kenaikan pangkat ini menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih baik, lebih disiplin, dan lebih bertanggung jawab,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan doa dan dilanjutkan dengan pelaksanaan tugas rutin. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Madiun menegaskan komitmennya dalam memberikan apresiasi kepada pegawai yang berprestasi serta membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
