NewsIndonesia - Lapas Kelas I Madiun melaksanakan asesmen calon pekerja kegiatan kerja sebagai upaya memastikan pembinaan kemandirian berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Madiun dan dipandu langsung oleh tim asesor Lapas Kelas I Madiun.
Asesmen dilakukan secara ketat dan terukur dengan menilai berbagai aspek, antara lain minat dan bakat, keterampilan dasar, sikap kerja, kedisiplinan, serta kesiapan mental warga binaan. Proses ini bertujuan untuk menempatkan warga binaan sesuai dengan potensi yang dimiliki agar pelaksanaan kegiatan kerja dapat berjalan optimal, efektif, dan produktif.
Kalapas Kelas I Madiun Andi Wijaya Rivai menegaskan bahwa asesmen merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan kemandirian. “Asesmen ini kami laksanakan secara ketat dan terukur untuk memastikan warga binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja benar-benar memiliki kesiapan, kedisiplinan, serta komitmen. Harapannya, pembinaan kemandirian dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata sebagai bekal keterampilan ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan asesmen dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, serta penilaian administratif oleh tim asesor. Dengan metode tersebut, lapas dapat memetakan kemampuan warga binaan secara objektif dan akurat sebelum ditempatkan pada unit kegiatan kerja yang tersedia.
Selain asesmen, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian peralatan mandi kepada para pekerja kegiatan kerja. Langkah ini merupakan bentuk perhatian lapas terhadap kebersihan diri dan kesehatan warga binaan yang menjalani aktivitas kerja setiap hari.
Kabid Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Madiun Nurma Yuliati menyampaikan bahwa kebersihan dan kesehatan menjadi faktor pendukung utama produktivitas. “Melalui asesmen ini, kami menempatkan warga binaan sesuai dengan potensi dan kemampuan masing-masing. Pembagian peralatan mandi juga menjadi bagian dari upaya kami menjaga kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan para pekerja agar kegiatan kerja dapat berlangsung aman dan produktif,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Madiun terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian yang humanis, profesional, dan berorientasi pada masa depan warga binaan.
