NewsIndonesia - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun melaksanakan kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) dan Pakta Integritas Tahun 2026 sebagai wujud nyata komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani Rabu(04/01).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Lapas I Madiun dan diikuti oleh seluruh pegawai, mulai dari pejabat struktural hingga staf dan petugas pengamanan. Penandatanganan komitmen bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Madiun sebagai bentuk keteladanan pimpinan dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
Seluruh pegawai secara bergantian membubuhkan tanda tangan sebagai simbol kesiapan dan kesungguhan dalam menjalankan tugas sesuai dengan prinsip integritas, profesionalisme, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Dalam sambutannya, Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh jajaran.
“Penandatanganan komitmen bersama dan pakta integritas ini merupakan janji moral kita kepada masyarakat. Saya berharap seluruh pegawai Lapas I Madiun mampu menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran,” tegas Andi Wijaya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Lapas I Madiun Tutut Jemi menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat bergantung pada konsistensi dan komitmen seluruh pegawai.
“Pakta integritas ini menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa bekerja sesuai aturan, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, target birokrasi bersih dan melayani dapat kita capai,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas I Madiun berharap dapat terus meningkatkan kinerja, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.
