Search

Panen 50 Kg Kangkung, Bukti Konsistensi Pembinaan Pertanian di Lapas Kotabaru


NewsIndonesia — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali menunjukkan konsistensinya dalam pembinaan sektor pertanian produktif melalui panen kangkung sebanyak 50 kilogram, Kamis (19/2). Capaian tersebut semakin memperkuat hasil pembinaan, dengan akumulasi produksi pada bulan-bulan sebelumnya yang telah mencapai 341 kilogram dalam kondisi segar dan berkualitas baik.

Keberhasilan panen ini tidak terlepas dari perawatan yang dilakukan secara terjadwal dan berkelanjutan, mulai dari penyiraman rutin hingga pemberian pupuk MPK guna menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan optimal tanaman. Setiap tahapan dikerjakan dengan disiplin serta pengawasan petugas agar kualitas hasil tetap terjaga.

Panen 50 kilogram kangkung tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan pertanian di Lapas Kotabaru berjalan efektif dan produktif. Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam proses perawatan hingga panen, sehingga tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, ketelitian, dan etos kerja.

Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan bagian penting dari pembinaan kemandirian. “Perawatan yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci utama dalam menghasilkan panen yang berkualitas. Kegiatan ini juga melatih disiplin dan tanggung jawab dalam bekerja,” tegasnya.

Staf Giatja Rangga Yudhanto turut menambahkan bahwa peningkatan akumulasi produksi menunjukkan program berjalan efektif. “Akumulasi produksi yang terus meningkat menjadi indikator bahwa perawatan berjalan optimal. Tanaman tumbuh sehat karena penyiraman dan pemupukan dilakukan secara tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada penguatan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Lapas Kotabaru berkomitmen menjaga keberlanjutan program produktif sebagai bagian dari pembinaan yang terarah, profesional, dan berdampak nyata.