Search

Penguatan Disiplin dan Kepatuhan, Kasi Bimkemasy Pimpin Apel Warga Binaan Tekankan Pentingnya Ketaatan dan Kedisiplinan Dalam Mengikuti Program Pembinaan



NewsIndonesia - Kegiatan apel pagi warga binaan kembali digelar dengan penuh khidmat sebagai bagian dari upaya penguatan disiplin dan kepatuhan terhadap seluruh rangkaian program pembinaan. Apel yang dilaksanakan di lapangan utama tersebut diikuti oleh warga binaan peserta pramuka, pondok pesantren, tamping, serta warga binaan dari blok wanita. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat sebagai wujud komitmen dalam menjalani proses pembinaan.

Apel pagi kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Ariya Juni. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan sebagai fondasi utama keberhasilan pembinaan. Menurutnya, seluruh program yang telah disusun tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kesadaran dan komitmen dari masing-masing warga binaan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Catur Dharma Narapidana yang diikuti secara serempak oleh seluruh warga binaan. Pembacaan tersebut menjadi pengingat akan komitmen moral untuk memperbaiki diri, menaati peraturan, serta berperan aktif dalam setiap kegiatan pembinaan. Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan keseriusan para peserta dalam menghayati setiap butir nilai yang diikrarkan.

Dalam amanatnya, Ariya Juni juga mengingatkan bahwa kepatuhan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, baik dalam mengikuti kegiatan kepribadian maupun kemandirian. Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran tata tertib akan berdampak pada proses pembinaan yang sedang dijalani.

“Kami berharap seluruh warga binaan dapat menjaga sikap, mematuhi tata tertib, dan mengikuti seluruh program dengan sungguh-sungguh. Ini adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Gunakan waktu pembinaan ini sebaik mungkin sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Ariya Juni.

Kegiatan apel pagi ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga sarana evaluasi dan penguatan komitmen bersama antara petugas dan warga binaan. Melalui kegiatan yang terstruktur dan penuh makna ini, diharapkan tercipta budaya disiplin, tertib, dan saling menghormati di lingkungan pembinaan.

Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam pembacaan Catur Dharma Narapidana, lantunan Indonesia Raya, serta yel-yel penyemangat, apel pagi menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kepatuhan. Penguatan disiplin yang terus digaungkan diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih bertanggung jawab, sehingga tujuan pembinaan untuk membina dan mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dapat tercapai secara optimal.