NewsIndonesia – Melalui berbagai program pelatihan dan karya kreatif, warga binaan diberikan ruang untuk berkembang, berkarya, dan membangun kembali kepercayaan diri. Hal ini terlihat dari karya lukisan yang dibuat oleh warga binaan Lapas Kelas IIA Bontang, Rabu (11/3/2026).
Salah satu warga binaan yang akrab disapa Yayak mempersembahkan sebuah lukisan potret Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Lukisan tersebut dibuat sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap berbagai program pembinaan yang mendorong kemandirian dan kreativitas warga binaan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Yayak sendiri dikenal sebagai warga binaan yang telah banyak menghasilkan karya seni lukis selama menjalani masa pembinaan di Lapas Bontang. Melalui bakat dan ketekunannya, ia terus mengasah kemampuan seni sebagai sarana ekspresi diri sekaligus bagian dari proses pembinaan ke arah yang lebih baik.
Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Suranto, menyampaikan bahwa karya tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas mampu membuka ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri.
“Melalui kegiatan pembinaan kemandirian seperti seni lukis ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk menyalurkan bakat serta membangun kembali rasa percaya diri. Kami berharap karya-karya seperti ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus berkarya dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ujar Suranto.
Ia menambahkan bahwa pembinaan di Lapas Bontang tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga pengembangan keterampilan dan kreativitas yang bermanfaat sebagai bekal setelah bebas nanti.
Diharapkan kegiatan kemandirian seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas. Dengan semangat pembinaan dan kesempatan kedua, pemasyarakatan hadir untuk membentuk pribadi yang lebih siap kembali ke tengah masyarakat.
