NewsIndonesia – Dalam rangka mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Lapas I Madiun menggelar kegiatan buka puasa bersama yang diikuti oleh warga binaan peserta program pembinaan kemandirian. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kegiatan kerja dan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas beserta jajaran pejabat struktural dan pegawai.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak sore hari. Warga binaan yang sehari-hari mengikuti pelatihan kerja tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan tausiyah singkat, doa bersama, hingga momen berbuka puasa bersama. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang dipadukan dengan pembinaan kemandirian, sehingga warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga penguatan spiritual.
Kepala Lapas I Madiun Andi Wijaya Rivai dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. “Kegiatan buka bersama ini bukan sekadar makan bersama, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi antara petugas dan warga binaan. Kami ingin menghadirkan suasana kekeluargaan agar saudara-saudara sekalian tetap semangat menjalani pembinaan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan di dalam lapas bertujuan membentuk pribadi yang lebih baik agar siap kembali ke tengah masyarakat. “Manfaatkan setiap program pembinaan, baik kemandirian maupun kepribadian, sebagai bekal untuk masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.
Salah satu warga binaan peserta kegiatan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. “Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Buka bersama ini membuat kami semakin termotivasi untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas I Madiun berharap nilai kebersamaan dan semangat Ramadan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.
