Search

Sejukkan Hati di Bulan Ramadan, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Tuntaskan Khataman Al-Qur’an


NewsIndonesia – Suasana khidmat dan penuh ketenangan menyelimuti Masjid At-Taubah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan pada Selasa, 17 Maret 2026. Petugas bersama santri Warga Binaan melaksanakan kegiatan Khataman Al-Qur’an sebagai bentuk pembinaan spiritual yang terus digencarkan di dalam Lapas.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pembinaan kepribadian yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bergiliran menghadirkan suasana haru, sekaligus menjadi momen refleksi diri bagi seluruh peserta yang terlibat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan.

“Khataman Al-Qur’an ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan serta membentuk pribadi yang lebih baik. Kami ingin Warga Binaan memiliki bekal spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujar Yugo.

Sementara itu, Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Eddy Permana, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki dampak positif yang nyata terhadap perubahan perilaku Warga Binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami melihat adanya peningkatan kesadaran, ketenangan batin, serta semangat untuk berubah menjadi lebih baik. Ini adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” jelas Eddy.

Salah satu Warga Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, Asfi, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa terlibat dalam khataman Al-Qur’an.

“Kegiatan ini sangat berarti bagi saya. Selain menenangkan hati, saya merasa punya harapan baru untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkap Asfi.

Kegiatan khataman ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat spiritual bagi Warga Binaan, tetapi juga menjadi pesan positif bagi masyarakat bahwa proses pembinaan di Lapas mampu menghadirkan perubahan nyata. Dengan pendekatan yang humanis dan religius, Lapas Narkotika Karang Intan terus berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang membawa harapan dan masa depan yang lebih baik.