Rangkaian ibadah diawali dengan Shalat Isya berjamaah yang diikuti WBP dengan tertib dan khidmat. Selanjutnya dilaksanakan Shalat Ghaib sebagai bentuk doa bersama, kemudian Shalat Tarawih berjamaah, dan ditutup dengan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama dalam suasana penuh kekhusyukan.
Kepala Lapas Kelas IIA Ngaseman, Sarwito, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan spiritual WBP. “Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki diri. Kami berharap melalui ibadah berjamaah dan tadarus ini, warga binaan semakin termotivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan sikap yang lebih baik dan penuh kesadaran,” ujar Sarwito.
Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengawasan petugas, sebagai wujud komitmen Lapas Ngaseman dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual warga binaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Ngaseman berkomitmen mendukung pembentukan karakter WBP agar lebih religius dan siap menjalani proses pembinaan dengan sikap yang lebih baik.
.jpeg)