Newsindonesia – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan tes urin seluruh pegawai, sebagai wujud nyata komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, Senin (6/4).
“Pelaksanaan tes urin ini bentuk nyata komitmen mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memastikan seluruh jajaran Pemasyarakatan bersih dari penyalahgunaan narkoba. Ini bukan sekadar formalitas, namun bentuk komitmen Bersama, menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik,” tegas Kepala Kanwil, Mulyadi.
Kegiatan diikuti sebanyak 61 orang pegawai, melibatkan tenaga medis internal. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh 61 pegawai dinyatakan negatif narkoba. Mulyadi menekankan bahwa integritas pegawai merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Pemasyarakatan.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh pegawai tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki integritas yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Isnawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan penguatan pengawasan internal secara berkelanjutan.
“Tes urin ini menjadi langkah preventif yang penting dalam memastikan seluruh pegawai tetap berada pada koridor yang benar. Hasil negatif secara menyeluruh menunjukkan komitmen kuat jajaran dalam menjaga integritas dan menjauhkan diri dari narkoba,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi penguatan budaya kerja yang bersih dan berintegritas serta menciptakan lingkungan kerja yang professional dan bebas dari penyimpangan.
