NewsIndonesia – Lapas Kelas I Madiun meneguhkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari penyimpangan dengan menggelar pembacaan ikrar Zero HALINAR yang diikuti oleh seluruh pegawai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di dalam lapas Senin(20/04).
Bertempat di lapangan upacara, seluruh jajaran pegawai mengikuti kegiatan dengan khidmat dan penuh tanggung jawab. Ikrar dibacakan secara bersama-sama sebagai simbol komitmen kolektif untuk menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
Kepala Lapas Kelas I Madiun Andi Wijaya Rivai dalam sambutannya menegaskan bahwa komitmen Zero HALINAR bukan hanya sebatas seremonial, namun harus diwujudkan dalam tindakan nyata di setiap lini tugas.
“Melalui ikrar ini, saya harapkan seluruh pegawai benar-benar menjadikan Zero HALINAR sebagai pedoman dalam bekerja. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, kita harus bersih dan berintegritas,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh jajaran untuk saling mengingatkan dan memperkuat pengawasan guna mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan kerja. Dengan komitmen bersama ini, diharapkan Lapas I Madiun dapat terus menjadi institusi yang dipercaya masyarakat serta mampu mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih dan humanis.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya kerja yang berintegritas serta mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang maju, transparan, dan bebas dari praktik HALINAR.
