Melalui Layanan Jemput Bola, Lapas Narkotika Karang Intan Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan Terpenuhi
NewsIndonesia – Lembaga Pemasyarakatan
(Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menunjukkan komitmennya dengan
memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan. Melalui layanan
“Jemput Bola”, jajaran Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan
yang telah terakreditasi Paripurna melakukan kontrol kesehatan secara langsung
ke kamar hunian warga binaan di Blok G, Senin (18/05/2026).
Kegiatan ini melibatkan dokter dan
perawat Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan yang didampingi
oleh Wakarupam dalam melakukan monitoring kondisi kesehatan warga binaan di
seluruh kamar hunian Blok G. Pelayanan kesehatan secara langsung ke kamar
hunian tersebut menjadi bentuk nyata pelayanan prima yang mengedepankan
pendekatan aktif, cepat, dan preventif dalam menjaga kesehatan warga binaan.
Melalui kegiatan monitoring ini,
petugas kesehatan memeriksa kondisi fisik warga binaan, mendeteksi secara dini
potensi gangguan kesehatan, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya
menjaga pola hidup bersih dan sehat. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga
memberikan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), salah satunya
dengan mengedukasi warga binaan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri
melalui kebiasaan memotong kuku secara rutin.
Dokter Ahli Pertama Klinik Pratama
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, dr. Hana Rizka Ananda, menjelaskan
bahwa monitoring kesehatan langsung ke kamar hunian sangat efektif dalam
mendeteksi kondisi kesehatan warga binaan secara menyeluruh. Menurutnya,
pelayanan jemput bola menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan warga
binaan mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat dan optimal.
“Dengan turun langsung ke kamar
hunian, kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara lebih dekat
dan cepat. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga terus mengedukasi pentingnya
PHBS agar warga binaan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan
lingkungan,” jelas dr. Nanda.
Salah satu warga binaan berinisial
MR turut mengapresiasi pelayanan kesehatan yang diberikan oleh pihak Lapas. Ia
mengaku merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan
langsung ke kamar hunian.
“Kami merasa diperhatikan dan
terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan langsung ke kamar. Petugas
kesehatan juga memberikan penjelasan yang mudah dipahami tentang cara menjaga
kesehatan sehari-hari,” ungkap MR.
