Kemenkum Sulteng Perkuat Tata Kelola Kepegawaian melalui Integrated Mutasi BKN
PALU, Newsindonesia.net – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) memperkuat tata kelola manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemanfaatan Aplikasi Integrated Mutasi BKN. Penguatan tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Integrated Mutasi BKN yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara virtual melalui Zoom, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengelola kepegawaian Kanwil Kemenkum Sulteng sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan manajemen ASN yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Aplikasi Integrated Mutasi BKN sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme penggunaan aplikasi yang mendukung proses administrasi kepegawaian, khususnya layanan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai ASN di lingkungan Kementerian Hukum.
Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian melalui sistem yang terintegrasi, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, sosialisasi juga menjadi sarana penyamaan persepsi antarunit kerja agar implementasi sistem dapat berjalan optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya digitalisasi layanan mutasi ASN, proses administrasi kepegawaian diharapkan menjadi lebih cepat, tertib, dan mudah dipantau.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, menyampaikan bahwa transformasi digital dalam pengelolaan kepegawaian menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan organisasi.
"Pemanfaatan Aplikasi Integrated Mutasi BKN menjadi bagian dari upaya modernisasi manajemen ASN. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pengangkatan, pemindahan, maupun pemberhentian pegawai dapat dilaksanakan secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel," ujar Rakhmat.
Ia menegaskan, Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah berkomitmen mendukung implementasi berbagai kebijakan transformasi digital yang diterapkan pemerintah.
"Kami akan memastikan seluruh jajaran memahami dan mampu mengimplementasikan aplikasi ini dengan baik sehingga pelayanan administrasi kepegawaian semakin profesional, cepat, dan memberikan kepastian bagi seluruh ASN di lingkungan Kementerian Hukum," tambahnya.
Melalui partisipasi dalam sosialisasi tersebut, Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah berharap implementasi Aplikasi Integrated Mutasi BKN dapat berjalan optimal serta semakin memperkuat tata kelola manajemen ASN yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.


