Kanwil Ditjenpas Kalsel dan BNNP Perkuat Sinergi Wujudkan Zero Halinar

Newsindonesia – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan, Asep Taufik, di Kantor BNNP Kalimantan Selatan, Rabu (15/7). Audiensi mempererat kolaborasi antara Ditjenpas dan BNNP dalam mendukung pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan.

Erwedi memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan jajaran Pemasyarakatan dalam memperkuat pengamanan, meningkatkan pembinaan bagi warga binaan kasus narkotika, serta mencegah masuknya barang terlarang ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar upaya pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

"Pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara Pemasyarakatan dan BNNP, mulai dari deteksi dini, pertukaran informasi, pelaksanaan razia gabungan, hingga penguatan rehabilitasi. Kami berkomitmen menghadirkan Lapas dan Rutan yang aman, tertib, serta mendukung terwujudnya Zero Halinar sebagai bagian dari reformasi Pemasyarakatan," tegas Erwedi.

Selain membahas strategi pencegahan dan pengamanan, kedua instansi menyepakati pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan bersama, pelaksanaan tes urine secara berkala bagi petugas maupun warga binaan, serta optimalisasi pertukaran informasi sebagai langkah antisipatif terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan dan BNNP sepakat memperkuat layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika, meningkatkan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada warga binaan, serta mengembangkan program pascarehabilitasi agar proses reintegrasi sosial dapat berjalan lebih optimal setelah warga binaan kembali ke tengah masyarakat.

Kepala BNNP Kalimantan Selatan, Asep Taufik, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus mendukung berbagai program Pemasyarakatan dalam mewujudkan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

"BNNP Kalimantan Selatan siap memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan jajaran Pemasyarakatan. Sinergi ini menjadi kunci dalam mewujudkan Lapas dan Rutan yang bersih dari narkoba, memperkuat program rehabilitasi, serta mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika. Tujuan kita sama, yaitu melindungi masyarakat dan menciptakan sistem pembinaan yang semakin efektif," ujar Asep.

Turut mendampingi pada kegiatan audiensi, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, serta Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kanwil Ditjenpas Kalsel dan BNNP Perkuat Sinergi Wujudkan Zero Halinar
  • Kanwil Ditjenpas Kalsel dan BNNP Perkuat Sinergi Wujudkan Zero Halinar
  • Kanwil Ditjenpas Kalsel dan BNNP Perkuat Sinergi Wujudkan Zero Halinar
  • Kanwil Ditjenpas Kalsel dan BNNP Perkuat Sinergi Wujudkan Zero Halinar
  • Kanwil Ditjenpas Kalsel dan BNNP Perkuat Sinergi Wujudkan Zero Halinar
  • Kanwil Ditjenpas Kalsel dan BNNP Perkuat Sinergi Wujudkan Zero Halinar