Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Jalin Kerja Sama dengan RSUD Ratu Zalecha
Newsindonesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura memperkuat sinergi pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RSUD Ratu Zalecha Martapura, Rabu (8/7) di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Perjanjian kerja sama ditandatangani langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, bersama Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura, Arief Rachman. Kegiatan turut dihadiri Kepala Seksi Binadik, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, dokter Lapas, serta jajaran RSUD Ratu Zalecha Martapura.
Kerja sama ini meliputi pelayanan kesehatan rujukan, penanganan kegawatdaruratan, rawat inap, pemeriksaan penunjang, konsultasi medis, hingga koordinasi pelayanan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan Warga Binaan. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua instansi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, terpadu, dan berkualitas.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan hak Warga Binaan atas pelayanan kesehatan dapat terpenuhi secara optimal.
"Sinergi dengan RSUD Ratu Zalecha menjadi wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berkesinambungan bagi Warga Binaan. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat layanan rujukan, tetapi juga mendukung berbagai program promotif dan preventif di lingkungan Lapas," ujar Evi.
Sementara itu, Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura, Arief Rachman, menegaskan kesiapan pihaknya mendukung pelayanan kesehatan di Lapas Perempuan Martapura, baik dalam penanganan pasien maupun peningkatan kapasitas petugas.
"Kami siap menerima pasien rujukan dari Lapas Perempuan Martapura dan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan medis. Selain itu, kami juga siap menurunkan tim untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan di Lapas, seperti pelatihan Basic Life Support atau Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi petugas nonmedis, edukasi pengelolaan gizi dan diet, serta penyuluhan kesehatan jiwa sebagai upaya promotif dan preventif," ungkap Arief.
Melalui kerja sama ini, Lapas Perempuan Martapura berharap koordinasi dengan RSUD Ratu Zalecha semakin optimal sehingga pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan dapat terlaksana secara komprehensif, sekaligus mendukung pembinaan yang berorientasi pada pemenuhan hak dasar dan peningkatan kualitas hidup Warga Binaan.
- LPP Martapura
