Kakanwil Tinjau Pembinaan dan Layanan di Batulicin
Newsindonesia – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Batulicin, Rabu (12/08). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembinaan, pelayanan, dan pendampingan Pemasyarakatan berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi warga binaan dan klien Pemasyarakatan.
Di Lapas Batulicin, Erwedi meninjau sejumlah program pembinaan kemandirian yang dikelola warga binaan, di antaranya budidaya lele, bebek petelur, maggot, ikan betok, dan ayam petelur. Pada area budidaya lele, Kakanwil melihat langsung proses penyemaian 3.000 bibit lele sebagai bagian dari pengembangan kegiatan produktif warga binaan.
Menurut Erwedi, pembinaan kemandirian perlu terus dikembangkan agar warga binaan memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. “Pembinaan harus memberikan manfaat dan membangun kemandirian. Keterampilan yang diperoleh selama berada di Lapas diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan secara produktif,” ujar Erwedi.
Peninjauan dilanjutkan ke Dapur Sehat dan Pujasera untuk melihat pengelolaan makanan serta kegiatan produktif yang berlangsung di lingkungan Lapas. Kakanwil juga meninjau blok hunian dan Klinik Pratama untuk memastikan kondisi lingkungan, keamanan dan ketertiban, serta pelayanan kesehatan bagi warga binaan berjalan dengan baik.
Dari Lapas Batulicin, Kakanwil melanjutkan kunjungan ke Bapas Batulicin untuk melihat pelaksanaan pendampingan terhadap klien Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung proses reintegrasi sosial.
Erwedi menekankan bahwa pembinaan perlu berkesinambungan hingga warga binaan kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Pendampingan Bapas menjadi bagian penting untuk membantu klien Pemasyarakatan beradaptasi dan menjalani kehidupan secara bertanggung jawab.
“Ketika warga binaan kembali ke masyarakat, mereka tetap membutuhkan pendampingan agar dapat beradaptasi, membangun kembali hubungan sosial, dan menjalani kehidupan secara bertanggung jawab. Di sinilah peran Bapas menjadi sangat penting,” jelas Erwedi.
Selain melakukan peninjauan, Kakanwil memberikan pengarahan kepada jajaran Lapas Batulicin di Aula Lapas. Pengarahan tersebut menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam memberikan pelayanan, melaksanakan pembinaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Kelas III Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan bahwa arahan dan monitoring langsung Kakanwil menjadi dorongan bagi jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.
“Kami akan menindaklanjuti arahan pimpinan dengan memperkuat pembinaan yang produktif serta meningkatkan kualitas pelayanan. Harapannya, warga binaan memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat,” ungkap Thoha.
Melalui kunjungan tersebut, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan terus mendorong Pemasyarakatan yang berkesinambungan, mulai dari pembinaan di dalam Lapas hingga pendampingan saat warga binaan kembali ke masyarakat. Upaya ini diharapkan mendukung warga binaan dan klien Pemasyarakatan untuk menjadi lebih mandiri serta mampu berkontribusi secara positif di lingkungan sosialnya.
