Kalapas Kotabaru Tinjau Budidaya Perdana Ayam Petelur, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan


NewsIndonesia – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian terus diwujudkan melalui berbagai inovasi produktif. Salah satunya dengan memulai budidaya ayam petelur yang ditinjau langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, di area pembinaan kemandirian, Sabtu (01/08).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan kandang, kondisi ayam, ketersediaan pakan, serta sistem pemeliharaan yang akan diterapkan pada budidaya perdana tersebut. Meski dikembangkan di lahan yang terbatas, budidaya ayam petelur dirancang secara efektif agar tetap produktif dan menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan dalam mengelola usaha peternakan.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga berdialog dengan petugas pembinaan mengenai rencana pengembangan budidaya, pola perawatan, hingga potensi hasil produksi telur yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi melalui hasil pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa budidaya ayam petelur merupakan langkah baru dalam memperluas jenis pembinaan kemandirian yang berorientasi pada keterampilan dan peluang usaha.

“Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang adaptif dan produktif. Budidaya ayam petelur ini menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan meskipun dengan keterbatasan lahan. Harapannya, warga binaan memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang peternakan yang dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Doni.

Ia menambahkan bahwa setiap program pembinaan harus memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi warga binaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri di masa depan.

Sementara itu, Pembina Kemandirian Lapas Kelas IIA Kotabaru, Rangga Yudianto, menjelaskan bahwa budidaya ayam petelur dipersiapkan dengan memperhatikan aspek pemeliharaan, kebersihan kandang, dan kesehatan ternak agar mampu menghasilkan produksi yang optimal.

“Kami akan mendampingi warga binaan mulai dari proses perawatan harian, pemberian pakan, pengelolaan kandang, hingga penanganan hasil produksi. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik yang dapat diterapkan setelah bebas nanti,” jelas Rangga.

Melalui pengembangan budidaya ayam petelur ini, Lapas Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat program pembinaan kemandirian yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan. Kehadiran unit peternakan baru tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran sekaligus mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan menuju pribadi yang mandiri dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kalapas Kotabaru Tinjau Budidaya Perdana Ayam Petelur, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
  • Kalapas Kotabaru Tinjau Budidaya Perdana Ayam Petelur, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
  • Kalapas Kotabaru Tinjau Budidaya Perdana Ayam Petelur, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
  • Kalapas Kotabaru Tinjau Budidaya Perdana Ayam Petelur, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
  • Kalapas Kotabaru Tinjau Budidaya Perdana Ayam Petelur, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
  • Kalapas Kotabaru Tinjau Budidaya Perdana Ayam Petelur, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan