Kanwil Ditjenpas Kalsel Dukung Pembangunan Lewat HUT Kalsel
Newsindonesia — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Selatan turut hadir dalam puncak Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di kawasan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarbaru, Kamis (13/8).
Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara sederhana dan khidmat. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyerahan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, dan guru, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi Kalsel menjadi pengingat penting bagi seluruh unsur pemerintahan untuk terus memperkuat kolaborasi demi memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat.
“Hari Jadi Kalimantan Selatan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi. Kanwil Ditjenpas Kalsel siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan pelayanan yang semakin baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Erwedi.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Puncak Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, mengatakan peringatan Hari Jadi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Peringatan Hari Jadi ke-76 ini menjadi waktu yang tepat bagi kita semua untuk melihat kembali apa yang telah dilakukan dan apa yang harus kita tingkatkan ke depan. Semangatnya adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Kalimantan Selatan agar semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Eddy.
Menurut Eddy, pelaksanaan puncak Hari Jadi yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari memiliki makna penting. Pembangunan daerah, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga perlu berjalan beriringan dengan penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Erwedi menegaskan, “Semangat Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan kerja bersama dan berkelanjutan. Dari sisi pemasyarakatan, kami terus berupaya memberikan pelayanan dan pembinaan yang berdampak positif, sehingga setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk berubah dan kembali berkontribusi di tengah masyarakat,”
Sinergi yang terus terbangun diharapkan dapat menghadirkan kerja nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat, termasuk melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan pembinaan pemasyarakatan, dan kolaborasi dalam mendukung terciptanya lingkungan sosial yang semakin baik di Kalimantan Selatan.
