Panen Sawi Bersama Petugas dan Warga Binaan, Rutan Rantau Optimalkan Lahan SAE untuk Pembinaan Kemandirian
NewsIndonesia – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan panen sawi bersama petugas dan warga binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (05/08). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan keterampilan di bidang pertanian sekaligus menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab kepada warga binaan melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Rutan.
Panen dilakukan secara gotong royong oleh petugas bersama warga binaan yang selama ini terlibat dalam proses budidaya tanaman sawi, mulai dari pengolahan lahan, penyemaian benih, perawatan hingga masa panen. Kebersamaan tersebut mencerminkan sinergi yang baik antara petugas dan warga binaan dalam mewujudkan pembinaan yang produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan warga binaan dan ketahanan pangan, serta mendukung pelaksanaan 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang menekankan pembinaan yang produktif, bermanfaat, dan berdampak positif bagi warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian di lahan SAE menjadi salah satu media pembinaan yang efektif untuk membentuk karakter dan keterampilan warga binaan. "Kegiatan panen ini merupakan hasil dari kerja keras petugas dan warga binaan yang dilakukan secara bersama-sama. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan kemandirian dapat menjadi bekal keterampilan serta menumbuhkan semangat untuk hidup lebih produktif ketika kembali ke tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Rutan Rantau dalam mendukung kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan," ujar Renaldi.
Pengelola Pembinaan Kemandirian Rutan Kelas IIB Rantau, Angga Suma Wijaya, menjelaskan bahwa keberhasilan panen tidak terlepas dari pendampingan yang dilakukan petugas serta antusiasme warga binaan dalam mengikuti setiap tahapan budidaya. "Kami terus mendorong petugas dan warga binaan untuk bekerja sama dalam mengelola lahan SAE. Selain menghasilkan panen yang bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar yang memberikan pengalaman dan keterampilan bertani secara langsung. Harapannya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat," ungkap Angga.
Melalui kegiatan panen sawi bersama petugas dan warga binaan ini, Rutan Kelas IIB Rantau terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Dengan optimalisasi lahan SAE, Rutan Rantau tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat proses pembinaan yang selaras dengan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap berkontribusi positif setelah kembali ke tengah masyarakat.
Baca Juga:
