Perkuat Kompetensi ASN, Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti ProASN
Newsindonesia – Sebanyak 28 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan dan Imigrasi mengikuti Uji Kompetensi dalam rangka Program Kebijakan Profiling ASN (ProfASN), Kamis (20/8/2), di Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN), Banjarbaru. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program dari Biro SDM Aparatur, Organisasi, dan Ketatalaksanaan, sekaligus wujud komitmen bersama dalam membangun tata kelola sumber daya manusia aparatur yang lebih profesional dan akuntabel.
Dari total 32 orang peserta yang dialokasikan untuk wilayah Kalimantan Selatan, terdiri dari 22 orang jajaran Pemasyarakatan dan 10 orang jajaran Imigrasi, sebanyak 28 orang hadir mengikuti seluruh rangkaian uji kompetensi, atau setara dengan tingkat kehadiran 87,5 persen. Adapun 4 peserta yang berhalangan hadir dipastikan karena alasan kedinasan yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti perpindahan tugas, proses pengunduran diri sebagai PNS, dan keikutsertaan dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat PKP).
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kedisiplinan para peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut. "Uji Kompetensi ProfASN ini adalah investasi jangka panjang bagi organisasi. Ketika kita memahami potensi dan kompetensi setiap pegawai secara utuh, maka penempatan dan pengembangan SDM ke depan akan lebih tepat sasaran. Ujungnya, pelayanan kepada masyarakat, baik di bidang pemasyarakatan maupun keimigrasian, akan semakin optimal," ujarnya.
Erwedi juga menegaskan bahwa jajaran Kanwil Ditjenpas Kalsel akan terus mendukung penuh setiap program pemetaan dan pengembangan kompetensi ASN yang digagas pemerintah pusat. "Kami ingin ASN di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalsel tumbuh menjadi pribadi yang unggul, adaptif, dan siap menjawab tantangan pelayanan publik yang terus berkembang," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim SDM Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Choirul Hermawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dan pendampingan sejak tahap awal untuk memastikan seluruh peserta memperoleh informasi dan persiapan yang memadai. "Kami memastikan setiap pegawai yang dialokasikan sebagai peserta mendapat pendampingan yang baik, mulai dari sosialisasi hingga proses registrasi di lokasi. Tingkat kehadiran 87,5 persen ini menunjukkan tingginya kesadaran dan tanggung jawab pegawai kita terhadap program pengembangan diri," katanya.
Choirul menambahkan, pihaknya akan terus memantau tindak lanjut program ProfASN, termasuk bagi peserta yang belum sempat mengikuti uji kompetensi karena kondisi kedinasan tertentu. "Kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait agar seluruh pegawai tetap mendapat kesempatan yang setara dalam program pengembangan kompetensi ini," ujarnya.
Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus membangun ekosistem sumber daya manusia aparatur yang berintegritas, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan publik. Langkah ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi guna menghadirkan layanan pemasyarakatan dan keimigrasian yang semakin profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(Humas Kanwil Ditjenpas Kalsel)
