Bekali Keterampilan Bertani, Lapas Perempuan Martapura Ajarkan Warga Binaan Teknik Pemasangan Turus Mentimun
Newsindonesia – Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura terus mengembangkan pembinaan kemandirian melalui praktik pertanian yang melibatkan Warga Binaan secara langsung. Salah satunya melalui kegiatan pemasangan turus pada tanaman mentimun, Kamis(17/09).
Kegiatan yang didampingi petugas Lapas ini memanfaatkan bambu sebagai penyangga tanaman. Selain mudah diperoleh dan relatif terjangkau, bambu memiliki karakter yang kuat dan lentur sehingga sesuai digunakan sebagai media rambatan bagi tanaman mentimun.
Dalam praktiknya, Warga Binaan belajar memasang turus mulai dari mengikat bagian ujung bambu menggunakan tali hingga membuat lubang di samping tanaman sebagai tempat turus berpijak. Bambu kemudian ditancapkan dan dipadatkan agar kokoh menopang pertumbuhan tanaman.
Petugas Lapas, Melinda, mengatakan pemasangan turus menjadi salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada Warga Binaan. “Semoga dengan pemasangan turus bambu ini, pertumbuhan mentimun bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.
Mahasiswa magang, Aprilia Ananda, menjelaskan bahwa keberadaan turus membantu tanaman mentimun tumbuh dengan lebih terarah. “Turus bambu menjadi penopang rambatan mentimun agar tidak langsung menjalar di tanah sehingga tanaman dapat tumbuh lebih teratur,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar merawat tanaman, tetapi juga memahami teknik sederhana dalam budidaya pertanian yang dapat menjadi bekal keterampilan. Lapas Perempuan Martapura berkomitmen mengembangkan pembinaan kemandirian yang aplikatif sebagai bagian dari persiapan Warga Binaan untuk kembali berdaya di tengah masyarakat.
- LPP Martapura
