Rakhmat Renaldy Tegaskan Komitmen WBBM dan Tolak Gratifikasi
Newsindonesia – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng), Rakhmat Renaldy, menegaskan komitmen seluruh jajaran dalam mengoptimalkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Rakhmat saat memimpin apel pagi di Lapangan Kanwil Kemenkum Sulteng, Senin (21/9/2026). Ia meminta pembangunan Zona Integritas tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi diwujudkan melalui kualitas pelayanan dan integritas setiap pegawai.
“Kita terus mengoptimalkan pembangunan Zona Integritas menuju WBBM Tahun 2026. Tentunya saya harap ini menjadi perhatian semua jajaran,” tegas Rakhmat.
Menurutnya, seluruh unsur perlu lebih mendetail memperhatikan aspek yang menunjang layanan. Setiap proses pelayanan harus dilaksanakan sesuai ketentuan serta memberikan kepastian kepada masyarakat.
Selain kualitas layanan, Rakhmat memberikan perhatian khusus terhadap integritas. Ia meminta seluruh jajaran menjaga diri dari praktik gratifikasi dalam bentuk apa pun.
“Pastikan setiap layanan yang kita berikan gratis dan tolak keras gratifikasi sekalipun itu inisiatif penerima layanan,” ujarnya.
Rakhmat menegaskan bahwa integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan atau tim pembangunan Zona Integritas, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pegawai.
Ia meminta jajaran berani menolak pemberian yang berpotensi memengaruhi objektivitas dan kualitas pelayanan.
Menurutnya, pelayanan yang bersih harus berjalan beriringan dengan pelayanan yang cepat, ramah, transparan, dan berkualitas.
“Semua punya peran dalam membangun integritas. Jangan sampai pelayanan yang sudah kita bangun dengan baik justru tercoreng karena adanya gratifikasi,” katanya.
Rakhmat berharap komitmen tersebut semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Kanwil Kemenkum Sulteng sekaligus mendukung target pembangunan Zona Integritas menuju WBBM Tahun 2026.
