Search

Pentingnya Pembinaan Mental bagi Warga Binaan, Lapas Kalabahi Libatkan Mahasiswa Magang Lakukan Diskusi Psychological Well-Being

NewsIndonesia - Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan terhadap warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melibatkan langsung mahasiswa Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dalam kegiatan pendampingan dan diskusi terkait Psychological Well-Being, Rabu (20/03).

Kegiatan ini diselenggarakan sesuai dengan arahan dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, yang telah meminta dua mahasiswi UTS yang sedang menjalani program magang di Lapas Kalabahi untuk turut serta membantu dalam proses pembinaan mental dan pendampingan terhadap warga binaan.

Dalam kegiat tersebut, hadir Kepala Seksi Bimbingan Narapidana, Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja) Lapas Kalabahi, Muhammad R. Gorjie, staf Registrasi, Robert Asbanu, serta kedua mahasiswi Psikologi UTS, Putri F. Oang dan Novi M. Syamsudin.

Diskusi tentang Psychological Well-Being dilakukan dengan melibatkan seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik). Kegiatan ini dimulai dengan arahan dari Kasi Binadikgiatja Lapas Kalabahi, Muhammad R. Gorjie, kepada empat orang warga binaan yang akan terlibat dalam diskusi terkait kesejahteraan psikologis mereka.

“Saya berharap agar teman teman semua dapat bekerja sama dalam kegiatan yang positif ini, kehadiran Putri dan Novi akan sangat membantu teman teman sekalian dalam memahami kondisi mental saat ini,” ujar Gorjie.

Selanjutnya, diskusi terkait kesejahteraan psikologi dilakukan oleh Putri dan Novi, mereka menjelaskan mengenai pentingnya kesehatan mental, bagaimana pengendalian stres, dan terlibat langsung dalam diskusi bersama warga binaan. Mereka juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk bertanya lebih lanjut terkait kondisi psikis mereka.

Kalapas Kalabahi, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan ini, "Saya menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini yang membantu dalam proses pembinaan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak," ujar Yusup.

Kegiatan ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan untuk selalu melaksanakan pembinaan yang memberikan manfaat invidu terhadap warga binaan.

Dari kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Lapas Kalabahi serta memberikan kontribusi positif serta dapat memberikan masukan dalam perbaikan sistem pembinaan warga binaan di masa mendatang.

- Lapas Kalabahi

0 Komentar