NewsIndonesia – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) kembali menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan serta memperkuat toleransi antarumat beragama. Pesan ini disampaikan dalam apel pagi jajaran, Senin, 8 September 2025, yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Muhammad Wahab Marawali.
Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa bangsa Indonesia berdiri di atas keragaman budaya, suku, dan agama. Sulawesi Tengah sebagai miniatur Indonesia memiliki tantangan sekaligus peluang dalam menjaga harmoni sosial. “Kerukunan dan toleransi adalah syarat mutlak untuk menciptakan iklim pembangunan hukum yang stabil dan damai. Tanpa persatuan, kita akan mudah terpecah dan sulit melangkah ke depan,” katanya.
Pesan ini menjadi relevan di tengah berbagai dinamika sosial yang masih kerap memunculkan gesekan akibat perbedaan pandangan. Karena itu, jajaran Kemenkum Sulteng diimbau untuk selalu menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, ditempat berbede, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, turut memperkuat pesan tersebut dengan menekankan bahwa menjaga persatuan bukan sekadar retorika, melainkan tugas bersama.
“Kemenkum Sulteng hadir bukan hanya sebagai penyelenggara layanan hukum, tetapi juga sebagai penggerak harmoni sosial. Tugas kita memastikan semangat persatuan dan toleransi hidup di tengah masyarakat, karena tanpa itu, pembangunan hukum tidak akan berarti,” ungkapnya.
Rakhmat Renaldy menegaskan bahwa toleransi adalah nilai yang harus dihidupkan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun dalam interaksi sosial. Menurutnya, aparatur sipil negara harus menjadi contoh dalam menunjukkan sikap moderat, terbuka, dan menghargai perbedaan.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa semangat persatuan akan memperkuat kapasitas organisasi dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat. Dengan persatuan, setiap unit kerja dapat bergerak lebih solid, dan dengan toleransi, pelayanan publik dapat dilakukan secara inklusif tanpa diskriminasi.
Kemenkum Sulteng berharap pesan ini dapat menjadi motivasi bersama untuk menginternalisasi nilai-nilai kebersamaan. Persatuan bukan hanya menjadi jargon, melainkan harus menjadi praktik nyata dalam bekerja dan bermasyarakat.
Melalui ajakan ini, Kemenkum Sulteng ingin mengajak masyarakat luas agar terus menumbuhkan rasa saling menghormati dan mendukung terciptanya lingkungan sosial yang damai. Dengan demikian, Sulawesi Tengah dapat menjadi daerah yang kuat dalam menjaga keharmonisan sekaligus menjadi contoh keberhasilan implementasi nilai toleransi di Indonesia.
- Kanwil Kemenkum Sulteng
