Menuju Reintegrasi Sosial, Langkah Awal Pembinaan Berkelanjutan di Lapas Ngaseman
Nusakambangan - Kamis, 4 September Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ngaseman kembali menggelar kegiatan asesmen rehabilitasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan serta potensi setiap warga binaan, sehingga program pembinaan dapat lebih tepat sasaran.
Dalam asesmen tersebut, petugas bersama tim konselor melakukan wawancara, observasi, dan pengisian instrumen penilaian. Proses ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi psikologis, latar belakang sosial, hingga kemampuan keterampilan yang dimiliki warga binaan.
Kepala Lapas Ngaseman, Sarwito menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan langkah awal dalam rangkaian program rehabilitasi sosial. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat memperoleh pembinaan yang sesuai, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki pola pikir, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu Kasubsi Bimkemaswat, Bayu menekankan pentingnya kegiatan assessment sebagai dasar dalam menyusun program rehabilitasi sosial yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan warga binaan. "Setiap warga binaan memiliki latar belakang, pengalaman, serta permasalahan yang berbeda, sehingga diperlukan pemetaan yang jelas agar program pembinaan dapat tepat sasaran dan efektif". Ucapnya
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para warga binaan tampak kooperatif dalam mengikuti setiap tahapan asesmen, karena mereka menyadari pentingnya program ini untuk mendukung proses pemulihan dan reintegrasi sosial
