Newsindonesia — Mengawali pelaksanaan tugas tahun 2026, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura menggelar Jam Pimpinan dengan agenda “Evaluasi Kinerja Tahun 2025 dan Penguatan Kinerja Tahun 2026”, Selasa (13/1), bertempat di Aula Tennis Indoor LPKA Martapura. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas LPKA Martapura.
Jam Pimpinan menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja selama tahun 2025 sekaligus menyatukan langkah dan komitmen seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan tugas di tahun 2026. Kepala LPKA Martapura menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan harus ditopang oleh soliditas, disiplin, dan integritas seluruh petugas.
Dalam arahannya, Kepala LPKA memaparkan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 sebagai pedoman dan arah kebijakan kerja, yang merupakan kelanjutan dari 13 Program Akselerasi Tahun 2025. Pada klaster pemasyarakatan, penekanan diberikan pada pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan melalui penguatan kontrol kamar hunian, deteksi dini terhadap petugas dan anak binaan, serta pemeriksaan barang P2U secara konsisten.
Selain aspek pengamanan, Kepala LPKA juga mendorong penguatan program kemandirian pangan melalui pertanian, perikanan, dan pemanfaatan lahan tidur, serta peningkatan sinergi dengan pihak ketiga, BLK, dan dinas terkait di Kabupaten Banjar. Di bidang pembinaan, pendidikan kesetaraan bagi anak binaan dan layanan kesehatan gratis turut menjadi prioritas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan rencana kerja masing-masing seksi guna memastikan seluruh program berjalan selaras dengan kebijakan nasional dan visi LPKA Martapura tahun 2026.
