Search

Monitoring Magang di Nusakambangan, Kemnaker Dorong SDM Berintegritas Tinggi


NUSAKAMBANGAN, INFO_PAS – Dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Pemagangan Nasional, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia bersama tim melaksanakan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap, termasuk UPT Pemasyarakatan di wilayah Nusakambangan, Jumat (23/01).


Kunjungan kerja tersebut didampingi oleh Kepala Biro SDM Aparatur, Organisasi, dan Ketatalaksanaan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Dodot Adikoeswanto, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Nusakambangan dan Cilacap. Turut hadir pula Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Firmanudin.


Pada kesempatan tersebut, Kepala Biro SDM Aparatur, Organisasi, dan Ketatalaksanaan, Dodot Adikoeswanto, berkesempatan memberikan sambutan dan menyampaikan maksud serta tujuan pelaksanaan Program Pemagangan Nasional di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di wilayah Nusakambangan dan Cilacap.


“Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Nusakambangan memiliki potensi sumber daya yang sangat besar, terutama dalam mendukung ketahanan pangan, sehingga sangat relevan untuk dijadikan lokasi pengembangan program pemagangan,” ungkap Dodot.


Selanjutnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Cris Kustandi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Pemagangan Nasional yang telah berjalan di wilayah Nusakambangan. Menurutnya, keterlibatan UPT Pemasyarakatan dalam program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan warga binaan.


Dalam kesempatan terpisah Kalapas Batu Nusakambangan, Irfan menyampaikan apreisiasi Pelaksanaan Program Magan di Nusakambangan.


“Program pemagangan yang dilaksanakan di Nusakambangan ini sangat baik dan memiliki nilai tambah yang besar. Selain meningkatkan kompetensi peserta magang, program ini juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional serta pemanfaatan potensi lokal secara optimal,” ujar Irfan


Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan Program Pemagangan Nasional di lingkungan Pemasyarakatan dapat terus ditingkatkan kualitas dan keberlanjutannya, sekaligus menjadi model kolaborasi lintas kementerian dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.