Search

Perkuat Sinergi, Lapas Jember Gali Ilmu Pembinaan Pendidikan dan Kemandirian di Lapas Madiun


NewsIndonesia – Lapas I Madiun menerima kunjungan studi tiru dari Lapas Kelas IIA Jember dalam rangka memperkuat sinergi dan berbagi praktik baik pelaksanaan program pembinaan. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, beserta jajaran, dan disambut secara langsung oleh Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya, bersama pejabat struktural dan staf.

Kegiatan studi tiru ini difokuskan pada peninjauan program pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Paket B yang diselenggarakan di Lapas I Madiun. Rombongan meninjau langsung proses belajar mengajar, sistem administrasi, serta sarana dan prasarana pendukung pembelajaran bagi warga binaan yang mengikuti pendidikan setara tingkat SMP tersebut.

Selain itu, rombongan juga meninjau kegiatan kemandirian di Bidang Kegiatan Kerja, khususnya pelatihan dan produksi anyaman. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Lapas I Madiun memaparkan proses pembinaan keterampilan, pengawasan kualitas produk, hingga strategi pengembangan potensi hasil karya warga binaan agar memiliki nilai ekonomi.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Lapas Kelas IIA Jember. Studi tiru ini menjadi sarana untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam mengoptimalkan program pembinaan, baik di bidang pendidikan maupun kegiatan kerja. Melalui pendidikan dan pelatihan kerja, kami berupaya membekali warga binaan dengan kompetensi yang bermanfaat sehingga mereka lebih siap untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Andi Wijaya.

“Kami melihat banyak praktik baik yang dapat menjadi referensi bagi kami, khususnya dalam pengelolaan PKBM Paket B serta pengembangan kegiatan anyaman di Bidang Kegiatan Kerja. Harapannya, hasil studi tiru ini dapat kami adaptasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Kelas IIA Jember,” ungkap RM. Kristyo Nugroho.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan pertukaran cendera mata sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan yang berkelanjutan.