Nusakambangan, 3 Maret 2026 — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ngaseman melaksanakan kegiatan kerohanian agama Kristiani bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (3/3) pikul 09.00 sampai selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan memperkuat iman dan karakter warga binaan.
Ibadah dilaksanakan di Gereja Lapas Kelas IIA Ngaseman dan diikuti oleh WBP beragama Kristen bersama Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar (YIBB) dengan tertib dan penuh khidmat. Kegiatan diawali dengan pujian dan doa bersama, dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan yang mengangkat tema pengharapan, pertobatan, dan komitmen untuk hidup lebih baik.
Petugas pembinaan turut mendampingi jalannya ibadah guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan memperoleh penguatan rohani serta motivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan sikap positif dan penuh tanggung jawab.
Kepala Lapas Kelas IIA Ngaseman menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter. “Kami memberikan ruang bagi setiap warga binaan untuk menjalankan ibadah sesuai agamanya. Harapannya, nilai-nilai spiritual yang diperoleh dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Melalui kegiatan ini, Lapas Ngaseman menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan kepribadian berbasis spiritual sebagai bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan.
