NewsIndonesia – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapas Kelas I Madiun. Ribuan warga binaan bersama jajaran pegawai memadati lapangan dalam lapas untuk menunaikan ibadah Sholat Ied sebagai momentum merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan Sabtu(21/03).
Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan ini dipimpin oleh Imam sekaligus khatib, H. Zamzam Mustofa, S.Pd.I., M.Pd., dosen Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Dalam khutbahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik dalam memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat menjadi pribadi yang lebih baik.
“Kemenangan sejati bukan hanya kembali pada fitrah, tetapi bagaimana kita mampu menjaga nilai-nilai kebaikan setelah Ramadan,” pesannya.
Turut hadir Kepala Lapas Kelas I Madiun beserta jajaran pejabat struktural yang mengikuti jalannya ibadah dengan penuh khidmat. Kehadiran pimpinan menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri menjadi sarana penting dalam membangun kesadaran spiritual warga binaan.
“Melalui pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini, kami berharap seluruh warga binaan dapat semakin menguatkan iman dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Hari kemenangan ini harus dimaknai sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih positif,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan keagamaan akan terus dioptimalkan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.
Pelaksanaan Sholat Ied ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, namun juga wujud kebersamaan dan persaudaraan di dalam lingkungan lapas. Meskipun berada di balik jeruji, semangat merayakan hari kemenangan tetap terasa hangat dan penuh makna bagi seluruh warga binaan.
