Search

Bernilai Ekonomi Tinggi, Kerajinan Rotan Sintetis Karya WBP Madiun Siap Bersaing


NewsIndonesia — Program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas I Madiun kembali menunjukkan hasil positif. Melalui pelatihan keterampilan anyaman rotan sintetis, warga binaan berhasil menghasilkan berbagai produk kerajinan yang bernilai ekonomi dan memiliki daya saing Kamis(16/04).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara pihak lapas dengan mitra pihak ketiga yang berpengalaman di bidang kerajinan. Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan pendampingan langsung mulai dari proses dasar hingga teknik lanjutan, sehingga mampu menghasilkan produk seperti keranjang, kursi, hingga berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya.

Kalapas I Madiun melalui Kabid Giatja Nurma Yulianti menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. “Kami terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan anyaman rotan sintetis ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri untuk memulai kehidupan baru yang lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas. Dengan dukungan tenaga ahli dan akses pasar, hasil karya warga binaan diharapkan dapat menembus pasar yang lebih luas.

Salah satu warga binaan BA yang mengikuti kegiatan mengaku bangga dapat menghasilkan karya yang bernilai jual. “Awalnya kami tidak memiliki keterampilan, tetapi dengan adanya pelatihan ini kami jadi bisa membuat produk yang bagus. Harapannya nanti setelah bebas, kami bisa membuka usaha sendiri,” ungkapnya.

Dengan adanya program ini, Lapas I Madiun terus berupaya menjadikan pembinaan sebagai sarana perubahan positif, sehingga warga binaan mampu bangkit dan kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat.