NewsIndonesia — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat program pembinaan kemandirian dengan memberikan pelatihan keterampilan otomotif kepada Warga Binaan, khususnya dalam perbaikan sistem pengereman sepeda motor, Jum’at (24/4). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran praktis yang bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Pelatihan dilaksanakan melalui praktik langsung dengan pendampingan petugas, sehingga Warga Binaan dapat memahami teknik dasar perbaikan rem motor secara tepat dan aman. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sekaligus menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab. Harapannya, mereka siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang produktif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Ahmad Hamirun menambahkan bahwa keterampilan perbaikan sepeda motor memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri.
“Perbaikan rem motor merupakan keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan. Dengan latihan ini, Warga Binaan memiliki peluang untuk membuka usaha atau bekerja di bidang otomotif setelah bebas nanti,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial DL mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut. “Saya jadi lebih percaya diri karena bisa belajar langsung memperbaiki motor, terutama bagian rem. Ini sangat berguna untuk masa depan saya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Keterampilan yang diberikan diharapkan mampu menjadi bekal nyata bagi Warga Binaan untuk hidup mandiri, produktif, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
