NewsIndonesia — Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan kegiatan produksi kripik susu (kripsus) pada Selasa (21/04) sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk ini menjadi salah satu inovasi olahan yang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus nilai ekonomi hasil karya Warga Binaan.
Proses produksi kripsus dilakukan secara bertahap mulai dari pengolahan bahan, pencampuran adonan, penggorengan, hingga pengemasan. Setiap tahapan dikerjakan dengan memperhatikan kualitas dan kebersihan produk agar menghasilkan olahan yang layak konsumsi serta memiliki daya saing. Kegiatan ini juga melatih ketelitian, kedisiplinan, serta tanggung jawab Warga Binaan dalam bekerja secara produktif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 dalam pengembangan produk UMKM. Melalui produksi kripsus, Warga Binaan didorong untuk mampu menghasilkan produk yang tidak hanya bernilai jual, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri setelah selesai menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan yang berorientasi pada hasil. “Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif dalam kegiatan produktif seperti ini agar memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.
Salah satu Warga Binaan mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang bermanfaat. “Kami belajar membuat produk yang sebelumnya belum pernah kami coba. Ini sangat membantu karena bisa menjadi bekal usaha ke depan dan menambah kepercayaan diri kami,” tuturnya dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus berkomitmen mengembangkan pembinaan kemandirian berbasis UMKM guna menciptakan Warga Binaan yang lebih produktif, mandiri, dan siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
