Search

Kemenkum Sulteng Kawal Ketat Pemeriksaan IG Durian Asaan Banggai

Newsindonesia – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi potensi unggulan daerah melalui pengawalan Pemeriksaan Substantif Indikasi Geografis (IG) Durian Asaan yang dilaksanakan di Desa Asaan dan Desa Ampera, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan tim dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama jajaran Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sulteng, dengan fokus utama memastikan kesesuaian antara dokumen deskripsi dan kondisi faktual di lapangan.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam keterangannya, menegaskan bahwa pengawalan dalam tahap pemeriksaan substantif merupakan langkah penting untuk memastikan legalitas sekaligus kualitas produk daerah.

“Durian Asaan bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi identitas daerah yang harus dijaga kualitas dan reputasinya. Melalui Indikasi Geografis, kita ingin memastikan produk ini memiliki perlindungan hukum sekaligus nilai tambah ekonomi,” ujar Rakhmat.

Dari hasil pemantauan lapangan, diketahui bahwa wilayah IG mencakup Desa Ampera, Asaan, dan Bulu, dengan potensi pohon durian yang cukup besar meskipun masih tersebar dan belum terkelola secara terpusat.

Ditempat berbeda, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, I Putu Dharmayasa, menambahkan bahwa pemeriksaan substantif menjadi momentum penting untuk memperbaiki berbagai aspek teknis yang masih perlu dibenahi.

“Kami melihat masih perlunya penguatan pada dokumen deskripsi, terutama terkait data kepemilikan pohon dan standar mutu. Ini menjadi perhatian agar produk IG memiliki konsistensi kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan petani, dalam memastikan keberhasilan perlindungan IG.

Kabupaten Banggai sendiri dikenal memiliki potensi IG yang beragam, tidak hanya Durian Asaan, tetapi juga Durian Nambo yang saat ini tengah didorong dalam proses perlindungan. Dengan kekayaan alam tersebut, Banggai berpeluang menjadi salah satu pusat pengembangan IG di Sulawesi Tengah.

Melalui pengawalan ini, diharapkan Durian Asaan dapat segera memperoleh sertifikat IG dan menjadi komoditas unggulan yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.