NewsIndonesia – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun terus menunjukkan komitmen dalam menegakkan tata tertib dan kedisiplinan di lingkungan pemasyarakatan melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terkait penjatuhan hukuman disiplin bagi warga binaan yang melanggar aturan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Saharjo dan berjalan dengan tertib Rabu(01/04).
Sidang TPP dipimpin langsung oleh Ketua TPP serta diikuti oleh seluruh anggota TPP yang terdiri dari unsur pembinaan, pengamanan, dan bagian terkait lainnya. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga didampingi secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun sebagai bentuk pengawasan dan penegasan komitmen terhadap pembinaan yang berkeadilan.
Dalam sidang tersebut, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh warga binaan dikaji secara menyeluruh dan objektif. Proses penjatuhan sanksi dilakukan berdasarkan tingkat pelanggaran yang telah dilakukan, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, serta pembinaan yang bersifat edukatif.
Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai dalam arahannya menegaskan bahwa penegakan aturan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif. “Setiap pelanggaran harus ditindak secara tegas namun tetap humanis. Tujuannya bukan semata-mata memberikan hukuman, tetapi sebagai bentuk pembinaan agar warga binaan menyadari kesalahan dan tidak mengulanginya,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya konsistensi seluruh jajaran dalam menerapkan aturan yang berlaku tanpa pandang bulu. Hal ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus mendorong terciptanya budaya disiplin di dalam lapas.
Dengan dilaksanakannya Sidang TPP ini, Lapas I Madiun berharap dapat terus menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi seluruh warga binaan, sehingga tujuan pemasyarakatan untuk membentuk pribadi yang lebih baik dapat terwujud.
