Nusakambangan – Lapas Narkotika Nusakambangan menggelar kegiatan tes urine bagi pegawai dan warga binaan sebagai langkah nyata dalam memastikan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan ini dilaksanakan secara menyeluruh dengan melibatkan tim medis serta bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH), yaitu Polri dan BNNK Cilacap. Tes urine dilakukan sebagai bentuk deteksi dini sekaligus upaya preventif dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.
Kepala Lapas Narkotika Nusakambangan menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine ini merupakan bagian dari komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
“Tes urine ini tidak hanya menyasar warga binaan, tetapi juga pegawai sebagai bentuk keteladanan dan integritas. Kami ingin memastikan seluruh elemen di dalam lapas benar-benar bersih dari narkoba,” ujarnya.
Pelaksanaan tes dilakukan secara acak dan transparan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalisme dan akuntabilitas. Seluruh proses diawasi secara ketat guna menjamin hasil yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dari hasil tes urine yang dilakukan kepada 62 orang pegawai dan 230 orang Warga Binaan yang dipilih acak dari Kamar Hunian, seluruhnya dinyatakan NEGATIF.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Nusakambangan menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemberantasan narkoba serta mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Imipas Prima, Pelayanan Luar Biasa
#Kemenimipas
#GuardandGuide
#ImipasPrima
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#LapsustikNK
