Bupati Kukar Meneberkan Asa Pembinaan di Lapas Tenggarong
NewsIndonesia — Semangat pembinaan dan kepedulian terhadap warga binaan kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui kunjungan Bupati Kutai Kartanegara ke Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam kegiatan bertajuk “Bupati Kutai Kartanegara Menyapa Warga Binaan Pemasyarakatan.”
Kegiatan diawali dengan senam bersama antara jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, petugas pemasyarakatan, serta warga binaan. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak menyelimuti lapangan Lapas, menciptakan energi positif sekaligus menjadi simbol hadirnya perhatian pemerintah daerah terhadap proses pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Usai kegiatan olahraga bersama, acara dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Bupati Kutai Kartanegara, Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, serta Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan bersama warga binaan pemasyarakatan. Dalam suasana terbuka dan humanis, warga binaan diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, harapan, hingga pandangan mereka terkait pembinaan yang dijalani selama berada di dalam lapas.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Kartanegara menegaskan bahwa warga binaan tetap merupakan bagian dari masyarakat Kutai Kartanegara yang memiliki hak untuk dibina, diberdayakan, dan dipersiapkan kembali menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah bahwa pembinaan warga binaan adalah bagian dari pembangunan manusia di Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) milik Lapas Kelas IIA Tenggarong. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung berbagai program pembinaan kemandirian yang dijalankan bagi warga binaan, mulai dari sektor pertanian hingga perikanan produktif sebagai bekal keterampilan pasca menjalani masa pidana.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan berbasis ketahanan pangan dan produktivitas warga binaan, Bupati Kutai Kartanegara bersama jajaran turut melaksanakan kegiatan tebar benih ikan serta penanaman bibit kangkung di area pembinaan SAE. Kegiatan tersebut menjadi simbol harapan baru bahwa proses pembinaan harus mampu menumbuhkan kemandirian, keterampilan, dan optimisme bagi warga binaan.
Bupati Kutai Kartanegara juga menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk terus bersinergi dan mendukung berbagai program pembinaan yang dijalankan di Lapas Kelas IIA Tenggarong, baik dalam bidang pemberdayaan, pembinaan mental, maupun penguatan keagamaan.
Salah satu program yang turut disoroti ialah program keagamaan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni “Satu Desa Satu Dai.” Menurutnya, program tersebut memiliki potensi untuk dikolaborasikan dalam pembinaan kerohanian warga binaan guna memperkuat nilai moral, spiritual, dan pembentukan karakter selama menjalani masa pembinaan.
Kalapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap pembinaan warga binaan. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun semangat baru bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, mengembangkan keterampilan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik sebagai bagian utuh dari masyarakat setelah kembali nantinya.
Baca Juga:
