Rutan Rantau Lakukan Koordinasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin


NewsIndonesia – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyebaran penyakit menular, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan koordinasi terkait upaya pencegahan penularan Hantavirus bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin pada Selasa (26/05). Kegiatan yang dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin tersebut mengacu pada Surat Dirwatkesrehab Nomor PAS.6.PK.07.03-1 tanggal 13 Mei 2026 tentang Pemasyarakatan Waspada Risiko Penularan Hantavirus.

Kegiatan koordinasi dilaksanakan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan bersama staf Subseksi Pelayanan Tahanan dan Dokter Rutan Kelas IIB Rantau. Kehadiran jajaran Rutan Rantau disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Nor Ifansyah, bersama Kepala Bidang P2P, Puji Winarta, serta Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi, Khairunisa.

Koordinasi tersebut dilakukan guna membahas langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan Hantavirus di lingkungan Rutan Kelas IIB Rantau. Dalam pembahasan, dilakukan pertukaran informasi terkait potensi faktor risiko, upaya deteksi dini, pengendalian lingkungan, serta strategi peningkatan kebersihan dan kesehatan di area hunian warga binaan dan lingkungan sekitar rutan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Rutan Rantau dan instansi kesehatan daerah dalam rangka menjaga kesehatan warga binaan dan petugas. Melalui koordinasi yang dilakukan, diharapkan dapat tercipta langkah penanganan yang terarah dan sistematis sehingga risiko penyebaran penyakit dapat diminimalisir sedini mungkin.

Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan, “Kesehatan warga binaan dan petugas merupakan salah satu prioritas yang harus terus dijaga. Melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, kami ingin memastikan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran Hantavirus dapat dilakukan secara maksimal.” Kasubsi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, menambahkan, “Koordinasi ini penting sebagai upaya memperkuat langkah antisipasi dan meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan serta penanganan risiko penyebaran penyakit di lingkungan rutan.” Sementara itu, Dokter Rutan Kelas IIB Rantau, Ruthita Pilienda Tarigan, menyampaikan, “Langkah pencegahan melalui peningkatan kebersihan lingkungan, pengawasan kesehatan, dan edukasi menjadi hal yang sangat penting dalam mengurangi potensi penularan Hantavirus.”
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Rutan Rantau Lakukan Koordinasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin
  • Rutan Rantau Lakukan Koordinasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin
  • Rutan Rantau Lakukan Koordinasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin
  • Rutan Rantau Lakukan Koordinasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin
  • Rutan Rantau Lakukan Koordinasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin
  • Rutan Rantau Lakukan Koordinasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin