Hari Pengayoman Ke-81, Kemenkum Sulteng Tebar Kepedulian di Sejumlah Panti Asuhan
Newsindonesia – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan hukum yang berdampak bagi masyarakat melalui kegiatan Kemenkum Peduli Bakti Sosial yang dilaksanakan di sejumlah panti asuhan di Kota Palu, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, bersama jajaran tersebut menyasar Panti Asuhan Al-Muhajirin dan Panti Asuhan Kristen Imanuel sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 yang mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak.”
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulteng menyalurkan bantuan kebutuhan pokok serta menjalin silaturahmi dengan anak-anak dan para pengurus panti asuhan. Kehadiran jajaran Kementerian Hukum di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara materiil, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, mengatakan bahwa Hari Pengayoman tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Kementerian Hukum dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap insan pengayoman memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semangat Hari Pengayoman Ke-81 harus diwujudkan melalui aksi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kementerian Hukum tidak hanya hadir melalui pelayanan administrasi dan regulasi, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memperkuat nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong,” ujar Rakhmat Renaldy.
Ia menegaskan, tema Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak tidak semata dimaknai sebagai pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan layanan hukum, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan birokrasi yang semakin responsif, inklusif, dan mampu memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, transformasi pelayanan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kepedulian sosial sehingga kehadiran Kementerian Hukum benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan hukum yang prima, mudah diakses, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Nilai pengayoman harus tercermin tidak hanya dalam kualitas layanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Itulah makna pengabdian yang ingin terus kami bangun di Hari Pengayoman Ke-81 ini,” lanjutnya.
Kegiatan bakti sosial tersebut juga menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK yang menjunjung tinggi orientasi pelayanan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui momentum Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Sulteng terus mendorong seluruh jajarannya untuk tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan hukum, tetapi juga memperluas dampak sosial melalui berbagai aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian yang terus diperkuat, Kanwil Kemenkum Sulteng optimistis peringatan Hari Pengayoman Ke-81 menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Kementerian Hukum kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap hadirnya negara melalui pelayanan hukum yang modern, humanis, dan berdampak bagi seluruh lapisan masyarakat.
