Julie Fang, Sosok di Balik HFX Studio: Dari Fake Blood untuk Film Pendek hingga Menjadi Rumah Kebutuhan SFX Makeup di Indonesia

Kisah Julie Fang membangun HFX Studio dari eksperimen fake blood hingga menjadi rumah kebutuhan SFX makeup bagi makeup artist dan industri film Indone

Newsindonesia.net - Di balik setiap luka yang tampak nyata di layar, darah yang mengalir setelah sebuah adegan kecelakaan, atau karakter dengan wajah penuh luka dan efek khusus, ada proses panjang yang sering kali tidak terlihat oleh penonton.

Bagi Julie Fang, dunia special effects makeup atau SFX makeup justru berawal dari sesuatu yang sederhana: membuat fake blood untuk keperluan teman-temannya membuat film pendek dan pilot project.

Saat itu, Julie belum memiliki studio, belum memiliki pengetahuan apa pun tentang SFX Makeup, dan bahkan belum membayangkan bahwa eksperimen kecilnya dengan bahan-bahan simple akan berkembang menjadi sebuah brand yang dikenal oleh para makeup artist, filmmaker, fotografer, hingga pelaku industri perfilman di Indonesia.

Dari rasa penasaran dan kebutuhan akan bahan SFX yang sulit ditemukan, lahirlah HFX Studio by Juliefangsfx pada tahun 2014.

Berawal dari Fake Blood untuk Film Pendek

Ketertarikan Julie terhadap SFX makeup tumbuh dari lingkungan kreatif dan teman-temannya yang bekerja di dunia perfilman. Ia mulai membuat fake blood untuk digunakan dalam proyek film pendek teman-temannya.

Dari sana, rasa penasaran berkembang menjadi keinginan untuk memahami lebih jauh bagaimana membuat efek luka, darah, tekstur kulit, dan berbagai efek makeup yang terlihat realistis di depan kamera.

Julie kemudian mempelajari SFX makeup secara otodidak.

Tidak memiliki jalur pendidikan khusus untuk bidang tersebut bukan menjadi penghalang. Ia belajar melalui berbagai sumber, mencoba berbagai formula, melakukan eksperimen, dan terus mengembangkan kemampuannya melalui praktik langsung.

Namun, semakin dalam ia mempelajari SFX makeup, semakin jelas satu masalah yang dihadapinya: mencari bahan dan produk SFX makeup di Indonesia tidaklah mudah.

Banyak produk yang dibutuhkan oleh seorang SFX artist harus dicari dari luar negeri. Pilihannya terbatas, proses mendapatkannya tidak selalu mudah, dan tidak semua produk tersedia secara konsisten.

Dari kebutuhan pribadi sebagai SFX artist inilah sebuah ide mulai terbentuk.

HFX Studio Lahir dari Sebuah Kebutuhan

Pada tahun 2014, Julie kemudian mendirikan HFX Studio by Juliefangsfx, dengan tujuan sederhana tetapi penting: menyediakan berbagai kebutuhan SFX makeup agar para seniman efek khusus di Indonesia dapat lebih mudah mendapatkan bahan dan produk yang mereka perlukan.

HFX Studio tidak hanya menghadirkan produk impor, tetapi juga mengembangkan berbagai produk SFX dengan formula yang dibuat, diuji, dan dikembangkan sendiri.

Beberapa di antaranya adalah fake blood, blood gel, blood scab, SFX wax, spirit gum, liquid latex, dan berbagai kebutuhan SFX lainnya.

Pengembangan produk tersebut dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan nyata di lapangan. Bagi Julie, sebuah produk SFX bukan hanya tentang bisa digunakan, tetapi juga harus memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan artist—terutama ketika produk tersebut digunakan untuk menghasilkan efek yang harus terlihat meyakinkan di depan kamera.

Salah satu produk yang menjadi bagian penting dari perjalanan HFX Studio adalah fake blood.

Darah palsu mungkin terlihat sederhana bagi penonton, tetapi bagi seorang SFX artist, karakteristiknya sangat menentukan hasil akhir sebuah adegan. Warna, kekentalan, kilau, cara darah mengalir, hingga tampilannya ketika terkena pencahayaan kamera semuanya dapat memengaruhi apakah sebuah luka terlihat meyakinkan atau justru terlihat seperti efek buatan.

Karena itu, Julie terus melakukan pengembangan formula untuk menghasilkan darah buatan dengan tampilan yang semakin realistis.

Menghadirkan Produk dari Berbagai Negara

Selain mengembangkan produk sendiri, HFX Studio juga menjadi salah satu tempat bagi para SFX artist untuk mendapatkan berbagai produk khusus yang sulit ditemukan di pasar Indonesia.

Julie secara khusus melakukan sourcing dan import produk dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan China.

Kehadiran produk-produk tersebut membantu memperluas pilihan bagi makeup artist dan SFX artist di Indonesia, terutama mereka yang membutuhkan material atau tools tertentu untuk kebutuhan produksi.

Namun, HFX Studio tidak berhenti pada produk yang sudah tersedia di katalog.

Salah satu layanan yang menjadi bagian penting dari HFX Studio adalah pre-order produk SFX yang belum tersedia di katalog penjualan.

Dengan sistem ini, seorang SFX artist tidak harus membatasi kreativitasnya hanya pada produk yang tersedia di pasar lokal. Jika ada produk tertentu yang dibutuhkan untuk sebuah proyek, HFX Studio dapat membantu mencarikannya melalui jaringan sourcing dan import yang dimiliki.

Bagi Julie, hal tersebut merupakan bagian dari misi HFX Studio sejak awal: mempermudah para SFX artist untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan agar mereka bisa lebih leluasa berkarya.

Dari Workshop hingga Industri Film

Sebelum pandemi COVID-19, Julie juga sempat membagikan pengetahuan dan pengalamannya melalui kelas serta workshop SFX makeup.

Selain mengajar, ia juga terlibat langsung dalam berbagai proyek kreatif, mulai dari pemotretan, video klip, hingga film layar lebar.

Pengalaman bekerja langsung di lapangan memberikan Julie pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan industri. Produk yang digunakan untuk sekadar latihan tentu memiliki kebutuhan yang berbeda dengan produk yang harus digunakan dalam produksi profesional.

Di lokasi shooting, sebuah efek harus dapat bekerja sesuai kebutuhan adegan, tahan terhadap kondisi produksi, dan terutama mampu menghasilkan tampilan yang meyakinkan di depan kamera.

Pengalaman tersebut kemudian ikut membentuk arah HFX Studio.

Kini Fokus Mengembangkan HFX Studio

Setelah bertahun-tahun terlibat langsung dalam berbagai proyek dan mengembangkan kemampuan sebagai SFX artist, Julie kini memilih untuk lebih fokus pada pengembangan HFX Studio sebagai sebuah brand.

Jika dahulu semuanya berawal dari kebutuhan Julie sendiri untuk mendapatkan bahan SFX, kini kebutuhan tersebut telah berkembang menjadi sebuah ekosistem kecil yang membantu banyak kreator lain.

HFX Studio menjadi tempat untuk mendapatkan produk-produk SFX buatan sendiri, produk impor, hingga berbagai kebutuhan khusus yang dapat dipesan melalui sistem pre-order.

Di saat yang sama, Julie tetap mempertahankan hubungan dekatnya dengan dunia perfilman.

Salah satu fokus HFX Studio saat ini adalah mensupport berbagai produksi film layar lebar, khususnya melalui penyediaan fake blood dan produk SFX lainnya yang dibuat untuk menghasilkan efek yang terlihat sedekat mungkin dengan darah dan luka asli di layar.

Dari Eksperimen Kecil Menjadi Bagian dari Industri

Perjalanan Julie Fang dan HFX Studio menunjukkan bahwa sebuah brand tidak selalu lahir dari rencana bisnis yang besar.

Kadang, semuanya bermula dari sebuah kebutuhan sederhana.

Dalam kasus Julie, kebutuhan itu adalah bagaimana membuat fake blood untuk film pendek teman-temannya.

Dari sana muncul rasa penasaran. Rasa penasaran berubah menjadi proses belajar. Kesulitan mencari bahan di Indonesia kemudian melahirkan sebuah solusi. Dan solusi tersebut akhirnya berkembang menjadi HFX Studio by Juliefangsfx.

Lebih dari sekadar toko produk SFX makeup, HFX Studio dibangun dari pengalaman seorang praktisi yang pernah berada di posisi yang sama dengan para penggunanya: mencari bahan yang tepat, mencoba berbagai formula, menghadapi keterbatasan produk yang tersedia, dan membutuhkan material tertentu untuk mewujudkan sebuah karakter atau adegan.

Kini, perjalanan itu terus berlanjut.

Dari fake blood yang dibuat untuk film pendek teman-teman, Julie Fang perlahan membangun sebuah brand yang menjadi bagian dari perjalanan banyak SFX artist dan produksi film di Indonesia.

Dan di balik setiap tetes darah palsu yang terlihat begitu nyata di layar, ada satu hal yang tetap menjadi dasar perjalanan tersebut sejak awal: keinginan untuk membuat sesuatu yang terlihat nyata, dan membantu orang lain mewujudkan imajinasi mereka.

Baca Juga:
Tersalin 👍
Zahra A.
Zahra A.
jurnalis berita media online

Berita Terbaru

  • Julie Fang, Sosok di Balik HFX Studio: Dari Fake Blood untuk Film Pendek hingga Menjadi Rumah Kebutuhan SFX Makeup di Indonesia
  • Julie Fang, Sosok di Balik HFX Studio: Dari Fake Blood untuk Film Pendek hingga Menjadi Rumah Kebutuhan SFX Makeup di Indonesia
  • Julie Fang, Sosok di Balik HFX Studio: Dari Fake Blood untuk Film Pendek hingga Menjadi Rumah Kebutuhan SFX Makeup di Indonesia
  • Julie Fang, Sosok di Balik HFX Studio: Dari Fake Blood untuk Film Pendek hingga Menjadi Rumah Kebutuhan SFX Makeup di Indonesia
  • Julie Fang, Sosok di Balik HFX Studio: Dari Fake Blood untuk Film Pendek hingga Menjadi Rumah Kebutuhan SFX Makeup di Indonesia
  • Julie Fang, Sosok di Balik HFX Studio: Dari Fake Blood untuk Film Pendek hingga Menjadi Rumah Kebutuhan SFX Makeup di Indonesia